Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kenapa Harus Mematikan Ponsel di Pesawat?

Mengapa Harus Mematikan Perangkat Elektronik di Pesawat

Telepon seluler, ponsel. tablet, unit video game portabel, dan perangkat elektronik lainnya adalah pembunuh pada waktu abad ke-21. Di atas pesawat kita dapat memainkan permainan, berkomunikasi dengan keluarga dan teman, dan menjelajahi Internet menggunakan barang elektronik tersebut. Orang akan berpikir bahwa barang elektronik akan sangat berguna untuk menghabiskan waktu selama penerbangan pesawat, dimana kita tidak leluasa untuk bergerak.

Namun, selama beberapa dekade terakhir akrab kita ketahui pengingat preflight untuk mematikan semua perangkat elektronik atau menyimpannya dalam "mode pesawat" (atau "mode penerbangan") selama seluruh penerbangan. Kami diperingatkan bahwa layanan seluler harus dimatikan karena transmisi perangkat mengganggu peralatan navigasi pesawat.

Tetapi apakah ini benar-benar terjadi? Apakah ponsel atau perangkat elektronik lainnya benar-benar membahayakan penerbangan?

Jawaban singkat untuk pertanyaan ini mungkin tidak, tetapi Anda mungkin harus tahu bagaimana perangkat elektronik Anda memengaruhi instrumen pesawat serta penumpang lain selama penerbangan.

Cara Kerja Perangkat Elektronik

Langkah pertama adalah mengetahui cara kerja perangkat elektronik seperti ponsel berinteraksi dengan pesawat. Secara umum, untuk menyambung ke jaringan nirkabel atau menara telepon seluler, perangkat elektronik menjadi pemancar gelombang radio berdaya rendah (yang sering maksimal 0,25 W dalam kasus ponsel) yang terhubung ke menara seluler dan penerima lain yang membawa sinyal ke luar, tetapi mereka juga menjadi penerima untuk menerima sinyal masuk. Jika menara atau penerima lain relatif dekat, perangkat tidak harus menggunakan daya yang banyak untuk mencari sinyal menara dan mempertahankan sinyal antara menara dan perangkat.

Mengapa Harus Mematikan Perangkat Elektronik di Pesawat

Ketika ponsel dalam mode aktif atau seluler, ia akan mengirimkan sinyal radio, tetapi ketika dalam mode pesawat, tidak. Sebagian besar maskapai penerbangan mencatat bahwa ada kemungkinan sinyal radio yang dikirim dari perangkat elektronik dapat mengganggu satu atau lebih sistem penting pesawat, seperti sensor yang membantu instrumen pesawat berkomunikasi satu sama lain, peralatan navigasi, peralatan penghindaran tabrakan, dan bentuk avionik lainnya.

Namun, dalam praktiknya, peralatan elektronik sensitif di pesawat modern terlindung dengan baik dari gelombang radio. Meskipun gangguan elektronik dari transmisi ponsel terlibat dalam kecelakaan di Swiss pada tahun 2000 dan satu di Selandia Baru pada tahun 2003, sangat mungkin transmisi perangkat selama penerbangan hanya akan mengganggu awak pesawat.

Ini karena sinyal terdaftar pada peralatan mereka (memaksa pilot, navigator, dan operator radio bekerja lebih keras untuk membaca instrumen mereka dengan benar), dan sinyal sering ditangkap di headphone mereka sebagai suara bip teredam, jenis suara yang sama yang datang melalui speaker stereo rumah ketika ponsel berisi pesan teks atau email yang belum dibaca di tempatkan di sebelahnya.

Jadi, "gangguan pilot" kemungkinan besar merupakan alasan mengapa maskapai penerbangan meminta orang untuk mencegah transmisi perangkat mereka selama penerbangan.

Pada tahun 2014, Badan Keamanan Penerbangan Eropa mengumumkan bahwa perangkat elektronik bukanlah risiko keselamatan, tetapi lembaga negara lain, seperti Federal Aviation Administration (FAA) Amerika Serikat dan Civil Aviation Administration of China, telah menetapkan batasan. Di China, perangkat elektronik harus dijauhkan selama penerbangan, atau pengguna menghadapi kemungkinan hukuman penjara singkat dan / atau denda beberapa ribu dolar.

Meski demikian, pelancong udara dari semua negara lebih menyukai kemampuan untuk melakukan panggilan telepon dari udara menggunakan ponsel cerdas mereka sendiri daripada menggunakan layanan telepon udara mahal yang disediakan beberapa penerbangan.

Salah satu cara untuk melakukan ini tanpa mengganggu awak pesawat adalah dengan mencegah ponsel memancarkan kekuatan penuh sinyalnya dengan memasang menara seluler di dalam pesawat, yang disebut picocell, ke setiap pesawat. Picocell menyediakan layanan seluler dekat bagi pengguna perangkat elektronik yang meminimalkan sinyal transmisi. 

Banyak maskapai penerbangan Eropa menggunakan peralatan dari penyedia layanan seluler, seperti AeroMobile, untuk menyalurkan panggilan dalam penerbangan dan menyediakan komunikasi nirkabel bagi penumpang.


Posting Komentar untuk "Kenapa Harus Mematikan Ponsel di Pesawat?"